SUKABUMI KOTA, sukabumizone.com || Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golkar, H. Agus Rahman, menggelar reses masa persidangan I tahun 2025–2026 di RW 1 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Agus Rahman menjelaskan, reses merupakan kewajiban setiap anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) guna menjalin silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. “Reses ini dilakukan oleh anggota DPRD sebagai kewajiban untuk turun ke Dapil masing-masing,” ujar Agus, Rabu (24/9).
Dalam forum dialog tersebut, sejumlah warga menyoroti tingginya biaya pendidikan yang dinilai semakin membebani, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. Selain itu, persoalan layanan BPJS Kesehatan juga mencuat, di mana warga kerap dipersulit dengan kewajiban rujukan dari puskesmas saat ingin berobat ke rumah sakit.
Agus Rahman menegaskan, seluruh masukan warga akan dicatat dan dibawa ke tingkat pembahasan lebih lanjut di DPRD. “InsyaAllah semua hasil reses ini nantinya akan dikumpulkan dan disampaikan dalam Rapat Paripurna. Dari laporan reses ini akan dimasukkan ke dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD tahun berikutnya,” terangnya.
Politisi Golkar ini menambahkan, dirinya berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi warga dengan sepenuh hati. “Tentunya aspirasi dari warga juga akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah. Namun skala prioritas tetap akan diutamakan,” tegasnya.
Melalui momentum reses, Agus Rahman berharap warga semakin aktif menyuarakan kebutuhan dan permasalahan di lingkungannya. Dengan begitu, kebijakan yang lahir dari DPRD bisa lebih tepat sasaran serta menyentuh kepentingan masyarakat secara luas.
Redaktur: Ruslan AG





