
GUNUNGGURUH, sukabumizone.com || Menyambut Milangkala ke-41, Pemerintah Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, tengah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan peringatan hari jadi desa yang akan digelar pada Minggu, 19 Oktober 2025 di Lapangan Simli.
Dengan mengusung tema “Ngurus Lembur, Ngaraksa Desa, Sangkan Mibanda Ajen Budaya”, rangkaian kegiatan Milangkala akan dikemas dalam nuansa kebudayaan Sunda yang kental. Beragam agenda menarik telah disiapkan, seperti Upacara Adat, Karnaval Budaya, Hiburan Rakyat, serta Lomba Ngurus Lembur pada 12–15 Oktober 2025, dan Munajat Kubro pada malam puncak, Sabtu (18/10/2025).
Sekretaris Desa Kebonmanggu, Fazri, mewakili Kepala Desa Rasnita Diharja, menyampaikan bahwa Milangkala ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum memperkuat jati diri masyarakat serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal.
“Peringatan Milangkala ini kami kemas bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Kebonmanggu, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan cinta terhadap desa,” ujar Fazri kepada sukabumizone.com, Rabu (8/10/2025).
Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam persiapan acara, mulai dari perangkat desa, tokoh agama dan masyarakat, pemuda, hingga pelajar. Antusiasme warga tampak dari dekorasi lingkungan dan latihan seni tradisional yang akan ditampilkan dalam Karnaval Budaya.
“Kami ingin Milangkala ke-41 ini menjadi wadah kebersamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga, serta memperkuat komitmen membangun desa yang maju, mandiri, dan berbudaya,” tambahnya.
Pada puncak acara, masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan hiburan rakyat, termasuk penampilan spesial dari Hibla Dor yang dipastikan akan memeriahkan suasana.
Pemerintah Desa Kebonmanggu turut mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan desa berbasis budaya.
Dengan semangat gotong royong, Milangkala ke-41 ini diharapkan menjadi momen refleksi atas perjalanan Desa Kebonmanggu sekaligus motivasi untuk terus menjaga warisan budaya Sunda di tengah arus modernisasi.
Reporter: Restu Virmansyah
Redaktur: Ginda Ginanjar





