
SUKABUMI, sukabumizone.com || Pemerintah Desa Sudajaya girang , Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter kepada 377 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran kali ini mencakup bantuan selama dua bulan, yaitu periode November dan Desember 2025.
Proses distribusi dilaksanakan di aula kantor desa sejak pagi, dengan sistem antrean yang tertata rapi. Warga yang menerima undangan melalui surat resmi dari pemerintah pusat datang sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga proses penyaluran berlangsung tertib, cepat, dan tanpa kendala.
Kepala Desa Sudajaya girang Edi Juarsyah, menjelaskan bahwa bansos tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Dinas Sosial, yang kemudian disalurkan melalui Perum Bulog ke wilayah-wilayah penerima. Pemerintah desa hanya berperan sebagai fasilitator tempat sekaligus membantu proses teknis pembagian di lapangan.

“Bantuan ini merupakan program pemerintah pusat. Kami di Pemdes hanya memfasilitasi tempat dan membantu kelancaran proses penyaluran. Data penerima pun langsung ditentukan oleh pusat melalui surat undangan yang sudah dibubuhi barcode, sehingga pendataan sangat akurat dan tepat sasaran,” ujar Edi Juarsyah kepada sukabumizone.com, Sabtu (6/12/2025)
Selain memaparkan mekanisme penyaluran, kades Edi juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah pusat. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak warga Desa Sudajaya girang yang juga membutuhkan sentuhan bantuan serupa, namun belum terakomodasi dalam daftar penerima manfaat.
“Kami berharap kepada pemerintah agar kuota penerima manfaat bisa ditambah. Karena faktanya, masih ada warga kami yang benar-benar membutuhkan bantuan pangan ini. Jangan sampai muncul kecemburuan sosial di masyarakat karena perbedaan penerima dan nonpenerima,” tegasnya.
Warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bansos pangan ini, terlebih menjelang akhir tahun di mana kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat. Bantuan beras dan minyak goreng dinilai sangat meringankan beban, terutama bagi keluarga dengan penghasilan tidak tetap.
Reporter: Ginanjar
Redaktur: Ruslan AG





