• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Senin, Februari 9, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

KPU Sukabumi Evaluasi Pemilu 2024, Soroti Peran Media dan Pendidikan Politik

redaktur by redaktur
18 Desember 2025
in Daerah, HEADLINE
0

SUKABUMI KAB, sukabumizone.com || Pemilu Serentak 2024 mencatatkan satu capaian penting, partisipasi pemilih meningkat dibandingkan Pemilu 2019. Namun di balik angka tersebut, demokrasi Indonesia justru menyisakan catatan kritis. Pesta rakyat yang semestinya dirayakan dengan riang, berubah menjadi arena penuh ketegangan, kontroversi, dan konflik opini publik yang tak berkesudahan.

Mulai dari isu politik dinasti, gelombang protes mahasiswa, demonstrasi masyarakat, hingga narasi saling serang antarpendukung, mewarnai perjalanan demokrasi sejak masa kampanye hingga pascapemungutan suara. Bahkan sebelum hari pencoblosan, gesekan antar kelompok sudah terjadi, menandai bahwa kualitas demokrasi belum sepenuhnya sejalan dengan tingginya partisipasi rakyat.

Berangkat dari realitas tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menggelar podcast evaluasi bertajuk “Kilas Balik Pemilu Serentak 2024: Sinergi Lembaga Pers dan Media Massa dengan KPU Kabupaten Sukabumi dalam Kegiatan Pemilu Serentak Tahun 2024”. Kegiatan ini menghadirkan Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Samsyi atau yang akrab disapa Bah Anom, bertempat di Gedung KPU Kabupaten Sukabumi, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (18/12/2025).

BacaJuga

Peringati HPN 2026, PWI Sukabumi Gelar Safari Jurnalistik di Ponpes Mabda Islam

Peringati HPN 2026, PWI Sukabumi Gelar Safari Jurnalistik di Ponpes Mabda Islam

8 Februari 2026
Santri Nyalindung Belajar Jadi Penjaga Fakta, PWI Sukabumi Tanamkan Jurnalisme Sejak Dini

Santri Nyalindung Belajar Jadi Penjaga Fakta, PWI Sukabumi Tanamkan Jurnalisme Sejak Dini

8 Februari 2026
Hari Kanker Sedunia, Direktur RSUD R. Syamsudin SH Ajak Warga Sukabumi Perkuat Deteksi Dini dan Kepedulian

Hari Kanker Sedunia, Direktur RSUD R. Syamsudin SH Ajak Warga Sukabumi Perkuat Deteksi Dini dan Kepedulian

8 Februari 2026
Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Baru Palabuhanratu, Simbol Identitas Masyarakat Pesisir

Tugu Ikan Layur Jadi Ikon Baru Palabuhanratu, Simbol Identitas Masyarakat Pesisir

6 Februari 2026

Dalam paparannya, Bah Anom menegaskan bahwa demokrasi yang secara konsep dimaknai sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, justru kehilangan esensinya. Alih-alih menjadi ruang kegembiraan kolektif, pemilu kerap berubah menjadi ajang konflik berkepanjangan.

“Mirisnya, semakin ke depan nilai demokrasi justru semakin menurun. Pemilu 14 Februari 2024 lalu diwarnai rentetan problematika yang mencederai semangat demokrasi itu sendiri,” ujar Bah Anom.

Ia menyoroti derasnya pemberitaan terkait protes massal, tudingan politik dinasti, demonstrasi mahasiswa, hingga penyerangan terhadap kelompok pendukung tertentu. Bahkan, film dokumenter bernuansa kritik terhadap pemerintah ikut membentuk opini publik yang memperkeruh suasana demokrasi nasional.

Menurut Bah Anom, persoalan tersebut menunjukkan adanya celah serius dalam tata kelola Pemilu 2024, khususnya dalam pendidikan politik bagi masyarakat. Ia menegaskan, setidaknya ada tiga pihak yang memikul tanggung jawab besar dalam pendidikan politik, yakni penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), partai politik, serta media massa.

“Kami berharap ke depan ada sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu dengan media massa, terutama dalam pendidikan politik dan sosialisasi. Informasi tentang tahapan dan pelaksanaan pemilu harus sampai secara utuh dan benar kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Rudini dari Pokja Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklihparmas dan SDM), menegaskan bahwa KPU telah berupaya maksimal menjaga objektivitas dan transparansi pemilu. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi dengan aplikasi Sirekap, yang memungkinkan publik mengakses hasil penghitungan suara secara langsung.

“KPU di semua jenjang sudah bekerja maksimal. Pemanfaatan Sirekap menjadi bukti transparansi, karena masyarakat bisa memantau hasil pemilu secara real time melalui website resmi KPU,” ungkap Rudini.

Meski demikian, Rudini mengakui bahwa ketidakpuasan terhadap hasil pemilu tetap muncul. Ia menilai hal itu berakar pada kesadaran demokrasi setiap individu. Pemahaman tentang demokrasi yang damai, bersih, dan berkeadilan harus terus ditanamkan, termasuk kesadaran untuk tidak saling menjatuhkan demi kepentingan kekuasaan.

“Kita seharusnya saling merangkul. Demokrasi Pancasila harus dijalankan dengan prinsip damai dan saling menghargai keputusan bersama, agar rasa kekeluargaan sebagai bangsa tetap terjaga,” jelasnya.

Menutup diskusi, Rudini menegaskan bahwa Pemilu 2024 harus menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki kualitas demokrasi ke depan. Ia juga mengakui peran strategis media massa dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat.

“Kami menyadari betul pentingnya media dalam menyampaikan informasi ke publik. Insya Allah ke depan sinergi ini akan terus dibangun demi demokrasi yang sesuai dengan harapan rakyat,” pungkasnya.

Redaktur: Ginda Ginanjar

Previous Post

Mobil Boks Terperosok di Jalan Bagbagan–Kiaradua Sukabumi

Next Post

Desa Cijulang Salurkan Insentif RT/RW dan Satlinmas, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Keamanan

Next Post
Desa Cijulang Salurkan Insentif RT/RW dan Satlinmas, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Keamanan

Desa Cijulang Salurkan Insentif RT/RW dan Satlinmas, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Keamanan

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi