
PALABUHANRATU, sukabumizone.com ll Sungai Cibutun yang menjadi perbatasan Desa Loji dan Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu sore. Luapan sungai menyebabkan banjir yang merendam sedikitnya sembilan rumah warga di Kampung Cibuntu, kawasan Palabuhanratu.
Salah seorang warga terdampak, Wardi (65), mengatakan banjir tidak hanya merendam rumah miliknya, tetapi juga menggenangi sebagian badan jalan utama lintas geopark Bahkan, luapan air sungai tersebut menenggelamkan puluhan hektare area persawahan milik warga.
“Air naik sangat cepat karena hujan turun terus-menerus sejak sore. Rumah saya terendam, jalan juga tidak bisa dilewati, sawah-sawah warga pun ikut tenggelam,” ujar Wardi kepada sukabumizone.com Kamis (18/12/2025).
Menurut warga, banjir terjadi karena debit air Sungai Cibutun tidak mampu menampung derasnya aliran air hujan. Akibatnya, air meluap ke area permukiman dengan membawa material lumpur dan sisa-sisa ranting.
Hal senada disampaikan Redy (31), warga lainnya. Ia menyebutkan bahwa luapan air tidak hanya terjadi di Sungai Cibutun, tetapi juga di sejumlah aliran sungai lain di wilayah tersebut.
“Selain Sungai Cibutun, luapan juga terjadi di Sungai Cibuntu, Sungai Cisaat, dan Sungai Ciseureuh yang masuk ke wilayah Desa Sangrawayang,” ungkapnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Pelaksana DBMPR, Erus Ruswandi, mengatakan pihaknya telah menurunkan seluruh anggota yang tergabung dalam pemeliharaan Jalan Lintas Geopark Ciletuh ke lokasi kejadian.
“Kami langsung menurunkan semua anggota ke lapangan untuk mengantisipasi dan memantau titik-titik rawan, khususnya di jalur lintas Geopark Ciletuh agar tetap aman dilalui,” kata Erus.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi sejumlah titik, sementara warga berharap adanya penanganan lebih lanjut untuk mencegah banjir susulan mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi.
Reporter : Restu Virmansyah
Redaktur : Ginda Ginanjar





