
Cisaat, sukabumizone.com || Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, mengajak semua pihak untuk meningkatkan kondusifitas investasi di berbagai sektor, termasuk ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM.
Plt Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Syamsi, mengatakan tujuannya adalah untuk bersama bersinergi dan bersolidaritas meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sukabumi.
“Diantara strategi yang dilakukan adalah dengan menjaga lingkungan dan meningkatkan solidaritas dan rasa memiliki Sukabumi dalam seluruh lapisan masyarakat,” kata Nuruddin Zain Syamsi, Jumat (2/1/2026).
Pria yang akrab disapa Abah Anom, itu menyatakan bahwa upaya menjaga lingkungan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menarik investor.
”Sebagai lembaga yang memiliki fungsi informasi, edukasi dan juga kontrol sosial, kami akan turut serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan. Tentu sesuai dengan cara dan fungsi kami sebagai organisasi Profesi Jurnalis,” ujarnya.
Anom juga menambahkan, sinergi seluruh lapisan masyarakat juga sangat penting untuk meningkatkan kondusifitas investasi tersebut. “Kami siap mendukung upaya pemerintah dalam upaya menciptakan kondusifitas dan meningkatkan investasi di Sukabumi,” imbuhnya.
Dengan menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan sinergi dan solidaritas, sambung Anom, diharapkan investasi di Kabupaten Sukabumi dapat meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
”Iklim investasi yang aman dan kondusif sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi, termasuk bidang pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif,” harapnya.
Ia menyebut, peningkatan potensi pariwisata di Kabupaten Sukabumi dan pertanian tak luput dari dampak kelestarian lingkungan.
”Pariwisata di Sukabumi untuk maju tidak harus seperti model pariwisata di tempat lain, misalnya Bali. Sukabumi bisa lebih bagus dengan pilihan varian destinasi unggulan yg jauh lebih banyak. Formatnya bagaimana? Yah itulah pentingnya seluruh komponen Pentahelix diajak bersama bersinergi merumuskan. Hal ini termasuk peran media massa,” tandasnya.
Dalam pernyataan akhirnya, Anom mengungkap beberapa faktor yang dapat mempengaruhi iklim investasi antara lain:
* Keamanan dan stabilitas politik
* Regulasi yang jelas dan transparan
* Infrastruktur yang memadai
* Sumber daya manusia yang terampil
* Akses ke pasar dan jaringan bisnis
Hal senada juga disampaika penasehat PWI Kabupaten Sukabumi, Aam Abdul Salam. Menurutnya, dengan iklim investasi yang aman, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi di bidang pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
”Investor itu sejatinya mau berinvestasi di wilayah kita, apabila iklim investasinya aman dan nyaman. Dengan sendirinya, mereka para pengusaha mau menanamkan modalnya,” kata Aam.
”Apabila situasinya aman, kepercayaan investor untuk datang akan mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai bidang dan potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Selain kemanan iklim investasi, lanjut Aam, hal lainnya adalah menjaga lingkungan. Hal ini sangat penting untuk mencegah bencana alam dan mengurangi risiko kerusakan. Beberapa cara untuk menjaga lingkungan. Antara lain, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan penghijauan dan reboisasi, menghemat air dan energi, mengelola sampah dengan baik, dan mengurangi polusi udara dan air.
”Dengan menjaga lingkungan, kita dapat mengurangi risiko bencana alam seperti banjir, longsor, dan kekeringan,” lanjut Aam.
Sementara, untuk warga yang terdampak bencana, kami ingin menyampaikan pesan bahwa korban tidak sendirian. PWI berduka atas apa yang dialami dan ingin membantu semoga keluarga dan keluarga tetap kuat dan tabah. “Tetaplah berpegang pada harapan dan jangan ragu untuk meminta bantuan, jika korban membutuhkannya. Kami semua ada di sini untuk mendukung semua korban terdampak bencana,” bebernya.
”Semoga semua korban dan keluarga, dapat segera kembali berdiri dan menjalani hidup dengan normal kembali,” pungkasnya.
Redaktur: Ruslan AG





