
BANTARGADUNG, sukabumizone.com || Desa Bojonggaling menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Sukabumi. Salah satu garda terdepan mereka dalam pembangunan sosial, Denti Lisa Hasanah yang menjabat sebagai Kader Pembangunan Manusia (KPM), berhasil dinobatkan sebagai KPM Terbaik Kedua dalam penilaian kinerja tingkat kabupaten.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari kerja keras kolektif dalam menangani isu-isu krusial di tingkat akar rumput, mulai dari kesehatan hingga pemberdayaan perempuan.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Bojonggaling, Ferry Hidayat Tullah, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Menurutnya, Ibu Denti telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas pendampingan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Desa Bojonggaling, saya mengucapkan selamat kepada Ibu Denti. Menjadi yang terbaik kedua di tingkat kabupaten bukanlah perkara mudah mengingat persaingan dan standar penilaian yang ketat,” ujar Ferry saat ditemui tim sukabumizone.com, Minggu (18/01)
Ia menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh perangkat desa dan kader lainnya. “Kami sangat mengapresiasi kinerja ini. Kami berharap semangat kerja ini terus terjaga dan menular kepada kader-kader yang lain,” imbuhnya.
Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama
Dalam narasinya, Ferry menekankan bahwa keberhasilan KPM tidak berdiri sendiri. Ada ekosistem kerja sama yang solid di belakangnya, terutama keterlibatan tenaga medis dan penggerak desa.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus kerja KPM Bojonggaling meliputi:
Penanganan Stunting: Melakukan pemantauan rutin terhadap tumbuh kembang anak di setiap posyandu.
Kesehatan Masyarakat: Pendampingan intensif yang dibantu oleh bidan dari Puskesmas setempat untuk memastikan layanan kesehatan dasar menyentuh seluruh lapisan.
Pembangunan Perempuan: Mendorong peran aktif perempuan dalam pengambilan keputusan dan peningkatan ekonomi keluarga.
Pemberdayaan Desa: Menggerakkan potensi warga agar lebih mandiri melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi.
“Kolaborasi dengan Ibu Bidan Puskesmas dan koordinasi yang baik dengan Pemdes adalah kunci mengapa program-program seperti penanganan stunting dan pemberdayaan perempuan di Bojonggaling berjalan efektif,” jelas Ferry.
Menatap Masa Depan Pembangunan Desa
Prestasi ini menjadi modal besar bagi Desa Bojonggaling untuk terus meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM). Dengan keberhasilan Ibu Denti di level kabupaten, Desa Bojonggaling kini memiliki standar baru dalam pelayanan publik, khususnya di bidang pembangunan manusia.
Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus mendukung segala bentuk inovasi yang dilakukan oleh para kader. Bagi Ferry, investasi terbaik sebuah desa bukan hanya pada infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, melainkan pada kualitas hidup manusia di dalamnya.
Reporter: Restu Virmansyah
Redaktur: Ginanjar




