
CIKEMBAR, sukabumizone.com ll Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Cikembar kembali turun langsung ke lapangan mengawal proses serap gabah petani.
Pendampingan tersebut dilakukan terhadap Kelompok Tani (Poktan) Sugih Tani di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, sebagai upaya konkret menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil panen petani.
Kepala BPP Kecamatan Cikembar, Muhamad Ali, didampingi PPL Abdul Karim, menegaskan bahwa kegiatan serap gabah yang dilakukan saat ini merupakan pelaksanaan ketiga, dengan total serapan mencapai 3 ton 500 kilogram.
“Serap gabah ini sudah yang ketiga kalinya. Setiap kegiatan rata-rata terserap sekitar 3,5 ton. Ini bentuk komitmen kami agar gabah petani tidak jatuh ke tangan tengkulak dengan harga yang merugikan,” tegas Muhamad Ali kepada, sukabumizone.com ll Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, pendampingan BPP dan PPL bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan petani di tingkat bawah.

“Kami hadir langsung untuk memastikan proses berjalan lancar, transparan, dan sesuai harapan petani. Ini bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Poktan Sugih Tani, Aep Suhaepi, yang diwakili Bendahara Poktan, Saftudin, menyampaikan apresiasi atas peran aktif BPP dan PPL yang selama ini konsisten mendampingi petani.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPP dan PPL Kecamatan Cikembar. Dengan adanya serap gabah ini, petani merasa lebih tenang karena hasil panen terserap dengan harga yang jelas dan layak,” ungkap Saftudin.
Ia berharap program serap gabah terus berlanjut dan diperluas, mengingat manfaatnya sangat dirasakan oleh para petani, khususnya di Desa Parakanlima.
“Ini bukti bahwa kehadiran pemerintah di sektor pertanian bukan hanya slogan, tapi benar-benar turun ke sawah bersama petani,” pungkasnya.
Reporter : Restu Virmansyah
Redaktur : Ginda Ginanjar




