
NYALINDUNG, sukabumizone.com || Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu insiden berbahaya. Sebuah mobil ambulans milik Pemerintah Desa Mekarsari ringsek setelah dihantam pohon tumbang di ruas jalan provinsi, tepatnya di Kampung Cicalobak, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, pada Rabu (21/01/2026).
Meski kondisi kendaraan mengalami kerusakan berat pada bagian atap, mukjizat menyertai delapan orang yang berada di dalamnya. Seluruh penumpang dinyatakan selamat dari maut.
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.42 WIB. Saat itu, wilayah Nyalindung tengah diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang. Ambulans tersebut sedang dalam perjalanan pulang membawa seorang pasien yang baru saja menyelesaikan perawatan di RS Secapa.
Secara tiba-tiba, sebuah pohon jenis jeng-jeng berukuran besar di pinggir jalan tumbang dan langsung menghantam bagian atas kendaraan medis tersebut. Dentuman keras sempat mengejutkan warga sekitar yang kemudian bergegas memberikan pertolongan.
Kondisi Penumpang: Luka Ringan dan Trauma
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Achmad, mengonfirmasi bahwa terdapat total delapan orang di dalam mobil, terdiri dari sopir, pasien, dan pihak keluarga pendamping.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Padahal kendaraan mengalami kerusakan yang cukup berat akibat hantaman batang pohon,” ujar Achmad saat dikonfirmasi sukabumizone.com, Jum’at (23/01)
Berdasarkan laporan terkini, berikut adalah rincian kondisi korban:
Dua Penumpang: Mengalami luka ringan berupa benturan di area kepala dan bahu.
Pasien: Dilaporkan tetap dalam kondisi stabil dan telah dievakuasi untuk melanjutkan pemulihan.
Penumpang Lain: Mengalami syok akibat insiden mendadak tersebut.
Sesaat setelah kejadian, petugas gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi. Batang pohon yang sempat melintang dan memutus arus lalu lintas jalan provinsi tersebut dipotong menggunakan gergaji mesin.
Saat ini, akses jalan sudah kembali normal dan bisa dilalui kendaraan. Sementara itu, bangkai ambulans yang ringsek telah diamankan ke Kantor Desa Mekarsari untuk penanganan lebih lanjut.
Menyikapi kejadian ini, pihak P2BK Nyalindung meminta masyarakat untuk lebih waspada, mengingat intensitas hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi.
“Kami mengingatkan warga untuk berhati-hati, terutama saat hujan disertai angin kencang. Jika kondisi tidak mendesak, sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan,” pungkas Achmad.
Reporter: Dede Mardi
Redaktur: Ginanjar





