• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Sabtu, Januari 31, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

IGD Baru dan Jembatan Gantung Diresmikan, Akses Warga Kalibunder Kini Tinggal Lima Menit

redaktur by redaktur
30 Januari 2026
in Daerah
0

SUKABUMI KAB, sukabumizone.com || Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan dua fasilitas pelayanan publik strategis di Kecamatan Kalibunder, Senin (26/1/2026). Dua fasilitas tersebut adalah Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) UPTD Puskesmas Kalibunder dan Jembatan Gantung Leuwi Reuming di Desa Sukaluyu.

Peresmian ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan serta kelancaran mobilitas antarwilayah. Kehadiran IGD baru diharapkan mampu mempercepat penanganan medis darurat bagi warga Kalibunder dan sekitarnya.

Sementara itu, Jembatan Gantung Leuwi Reuming dibangun dengan panjang sekitar 70 meter dan diselesaikan dalam waktu 120 hari menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sukabumi. Jembatan ini kini menjadi akses penghubung utama sekaligus jalur alternatif bagi masyarakat.

BacaJuga

Bapperida Sukabumi Mulai Susun RKPD 2027, Buka Ruang Partisipasi Publik

Bapperida Sukabumi Mulai Susun RKPD 2027, Buka Ruang Partisipasi Publik

30 Januari 2026
Ribuan Satlinmas Resmi Dikukuhkan, Pemkab Sukabumi Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Warga

Ribuan Satlinmas Resmi Dikukuhkan, Pemkab Sukabumi Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Warga

30 Januari 2026
DKIP Sukabumi Edukasi Pelajar Soal Keamanan Data dan Etika Bermedia Digital

DKIP Sukabumi Edukasi Pelajar Soal Keamanan Data dan Etika Bermedia Digital

30 Januari 2026
Minta Libatkan UMKM Setempat, Forkopimcam Warungkiara Bantargadung Gelar Pertemuan Dengan Petugas SPPG MBG

Minta Libatkan UMKM Setempat, Forkopimcam Warungkiara Bantargadung Gelar Pertemuan Dengan Petugas SPPG MBG

29 Januari 2026

Asep Japar mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberlangsungan fasilitas publik tidak lepas dari peran serta warga sebagai pengguna.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut membawa dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat. Jika sebelumnya warga harus menempuh jarak hingga puluhan kilometer untuk menuju Desa Sirnamekar, kini perjalanan cukup ditempuh sekitar lima menit.

“Mudah-mudahan akses baru ini benar-benar bermanfaat dan mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Camat Kalibunder, Sri Resmiati, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sebelumnya dibangun pada tahun 2020 melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Namun, jembatan itu putus akibat banjir bandang pada Desember 2024.

“Atas nama Forkopimcam dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah membangun kembali jembatan ini pascabencana,” ucapnya.

Tokoh masyarakat Kalibunder, Latif Soleh, menambahkan bahwa kembalinya akses penghubung ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Distribusi hasil pertanian kini lebih lancar sehingga harga jual kembali membaik.

“Sekarang akses mudah, hasil tani bisa dijual dengan harga yang lebih pantas. Ini sangat membantu kehidupan kami,” pungkasnya.

Redaktur: Ginda Ginanjar

Previous Post

Program SCG Warrior Mentari Dorong Kesadaran Lingkungan Warga Desa Kebonmanggu

Next Post

DKIP Sukabumi Edukasi Pelajar Soal Keamanan Data dan Etika Bermedia Digital

Next Post
DKIP Sukabumi Edukasi Pelajar Soal Keamanan Data dan Etika Bermedia Digital

DKIP Sukabumi Edukasi Pelajar Soal Keamanan Data dan Etika Bermedia Digital

Please login to join discussion

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi