SUKABUMI KAB, sukabumizone.com || Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya melalui layanan pembuatan kartu kuning atau AK/I secara digital yang kini terintegrasi dalam platform SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Melalui sistem ini, pencari kerja tidak lagi diwajibkan datang langsung ke kantor Disnakertrans. Proses pembuatan kartu kuning dapat dilakukan secara daring dengan mengakses laman https://account.kemnaker.go.id/auth/login�, mulai dari pendaftaran akun hingga pengisian data diri.
Pengantar Kerja Ahli Pertama Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Alpian Indra Gumilar, mengatakan bahwa digitalisasi layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
“Layanan kartu kuning sekarang sudah terintegrasi dalam sistem SIAPkerja sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2024,” ujarnya.
Tak hanya pembuatan kartu kuning, platform SIAPkerja juga menyediakan berbagai layanan ketenagakerjaan lainnya, seperti informasi pemagangan, pelatihan kerja, hingga akses lowongan pekerjaan dari berbagai daerah di Indonesia.
“SIAPkerja memiliki banyak fitur yang memudahkan masyarakat terkait layanan ketenagakerjaan, termasuk informasi lowongan kerja secara nasional,” ungkap Alpian.
Meski telah berbasis digital, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi tetap membuka layanan tatap muka bagi masyarakat yang masih mengalami kesulitan dalam mengakses atau menggunakan aplikasi SIAPkerja.
“Bagi yang masih kesulitan, bisa datang langsung ke kantor kami atau menghubungi melalui media sosial resmi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Kebijakan digitalisasi layanan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Rizwan Hasanudin (32), warga Kecamatan Kadudampit, mengaku sangat terbantu dengan kemudahan yang ditawarkan.
“Awalnya saya belum tahu kalau kartu kuning sekarang bisa online. Setelah dicoba ternyata lebih simpel dan tidak menguras waktu,” katanya.
Menurut Rizwan, aplikasi SIAPkerja cukup mudah dipahami dan praktis, bahkan bagi pencari kerja yang baru pertama kali menggunakan layanan digital. Ia juga mengapresiasi kesiapan petugas dalam memberikan pendampingan.
“Kalau ada kendala, petugas di kantor Disnakertrans membantu dengan baik. Pelayanannya cukup memuaskan,” pungkasnya.
Redaktur: Ginda Ginanjar





