
GUNUNGGURUH, sukabumizone.com ll Pemerintah Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Desa Cibentang dengan dihadiri berbagai unsur terkait.
Musyawarah tersebut diikuti oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Kecamatan Gunungguruh, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya. Turut hadir pula Camat Gunungguruh yang memberikan apresiasi atas pelaksanaan musyawarah tersebut.
Kepala Desa Cibentang, Empung Kurniawan, melalui Kaur Perencanaan Sadewa Herlambang, mengatakan bahwa Musdesus ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penetapan penerima BLT Dana Desa tahun anggaran 2026 agar penyalurannya tepat sasaran.

“Musyawarah ini dilaksanakan sebagai bentuk transparansi pemerintah desa dalam menentukan Keluarga Penerima Manfaat BLT Dana Desa. Dengan adanya kesepakatan bersama, diharapkan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sadewa.kepada sukabumizone.com kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam musyawarah tersebut para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan serta melakukan verifikasi terhadap data calon penerima manfaat. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan dalam penetapan penerima bantuan.
Sementara itu, Camat Gunungguruh mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Cibentang yang telah melaksanakan Musdesus secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Menurutnya, melalui musyawarah yang transparan dan partisipatif, penetapan KPM BLT Dana Desa diharapkan dapat berjalan dengan baik, adil, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Desa Cibentang pun berharap hasil Musdesus ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam proses penyaluran BLT Dana Desa tahun 2026 sehingga bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Reporter : Restu Virmansyah
Redaktur : Ginda Ginanjar





