SUKABUMI KAB, sukabumizone.com || Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengapresiasi hasil pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam program tersebut menghasilkan pembangunan yang sangat bermanfaat bagi warga.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri upacara penutupan TMMD ke-127 tingkat Kodim 0607/Kota Sukabumi di Lapang Perumnas Parakanlima Indah, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Rabu (11/3/2026).
“Saya mengikuti dari pembukaan, monitoring hingga penutupan. Luar biasa, hasilnya sangat bagus dan sangat berguna bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat adalah pembangunan jalan sebagai akses utama warga. Selain itu, dalam program TMMD tersebut juga dilakukan berbagai pembangunan lainnya seperti pengecoran dan pengaspalan jalan, pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu), penyediaan sarana air bersih, hingga kegiatan nonfisik.
“Jalan yang sudah lama rusak, hari ini bisa dinikmati oleh masyarakat,” ucapnya.
Wabup pun mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat berbagai infrastruktur yang telah dibangun melalui program TMMD tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.
“Semoga masyarakat bisa menjaga dan merawatnya, sehingga jalan itu bisa lama penggunaannya,” ungkapnya.
Terkait pembangunan di Kabupaten Sukabumi, Andreas menegaskan pemerintah daerah akan terus melibatkan berbagai unsur dalam setiap program pembangunan, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi yang menjadi salah satu daerah terluas di Jawa Barat.
“Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah terluas di Jawa Barat, sehingga perlu kolaborasi dalam pembangunannya. Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan TNI, Polri, hingga masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Komandan Korem 061/Suryakancana Thomas Rajunio mengatakan pembangunan jalan dalam program TMMD sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas serta meningkatkan aktivitas perekonomian warga.
“Dengan pembangunan jalan ini, masyarakat tidak perlu memutar lagi. Mobilisasi masyarakat menjadi lebih singkat dan ekonomi bisa berkembang lebih baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan wawasan dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Ini merupakan bentuk kerja sama antara TNI dan rakyat dalam membangun desa sebagai bagian dari pembangunan nasional. Semoga kerja sama TNI dan rakyat semakin baik ke depannya,” pungkasnya.
Redaktur: Gina Ginanjar





