
SUKABUMI, sukabumizone.com || Seiring berlalunya bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan, gema takbir mulai bersahutan menandai datangnya hari kemenangan. Di tengah suasana yang fitrah ini, Kepala Desa Parungseah, Muhamad Munir, menyampaikan pesan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya warga Desa Parungseah.
Pesan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah ajakan untuk merajut kembali tali silaturahmi dan memperkuat kohesi sosial setelah sebulan penuh menempa diri dalam madrasah Ramadan.
Spiritualitas dan Kerendahan Hati
Dalam keterangannya, Muhamad Munir menekankan pentingnya sikap tawadu (rendah hati) dalam merayakan Idul Fitri 1447 H. Beliau memandang momentum ini sebagai titik balik bagi setiap individu untuk kembali ke fitrah kemanusiaan yang bersih.
“Dengan kerendahan hati yang paling dalam, kami sekeluarga dan atas nama Pemerintah Desa Parungseah memohon maaf lahir dan batin. Semoga segala amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT,” ujar Muhamad Munir dengan penuh ketulusan.
Sinergi Membangun Desa
Selain menyampaikan permohonan maaf, momentum Lebaran ini juga dijadikan ajang untuk mempererat sinergitas antara pemerintah desa dan warga. Menurutnya, kerukunan adalah modal utama dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah Parungseah.
Berikut adalah kutipan doa dan ucapan resmi yang disampaikan:
Ucapan Utama: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Minal Aidin Wal Faizin.
Doa Khidmat: Taqabbalallaahu minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.
Penutup yang Hangat
Menutup pesannya, Muhamad Munir berharap agar semangat Idul Fitri tetap membekas dalam keseharian masyarakat, yakni semangat untuk saling berbagi, memaafkan, dan menjaga kedamaian di lingkungan Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi.
Reporter: Dede Mardi
Redaktur: Ginanjar





