
SUKARAJA, sukabumizone.com || Pemerintah Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, terus memacu pembangunan infrastruktur wilayah sebagai tulang punggung penguatan ekonomi lokal.
Saat ini, fokus pembangunan tertuju pada ruas jalan di RT 01/RW 11, yang tengah memasuki tahap pemadatan lahan sebelum proses betonisasi dimulai. Proyek yang didanai oleh Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2026 ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas pendidikan, kesehatan, hingga hilirisasi hasil tani warga.
Sinergi Warga dan Persiapan Teknis
Suara deru mesin dan gotong royong warga mewarnai suasana di RT 01/RW 11 Desa Margaluyu hari ini, Senin (30/3). Pemadatan jalan sepanjang 310 meter menjadi agenda krusial demi memastikan kualitas cor beton yang akan digelar esok hari memiliki daya tahan maksimal.
Proyek dengan alokasi anggaran sebesar Rp 163 juta ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan realisasi dari aspirasi masyarakat yang mendambakan akses transportasi yang baik.
Penunjang Sentra Ekonomi Baru
Ada alasan strategis mengapa ruas jalan ini menjadi prioritas. Selain menghubungkan warga ke fasilitas publik, jalan ini merupakan akses utama menuju Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini pembangunannya telah mencapai progres 70-80 persen.
Kepala Desa Margaluyu, Utep Sudrajat, menegaskan bahwa konektivitas jalan dan keberadaan koperasi adalah dua instrumen yang tidak terpisahkan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Kami bergerak cepat. Hari ini pemadatan, besok mulai pengecoran. Jalan ini adalah akses tunggal bagi warga kami di RT 01/RW 11. Tanpa infrastruktur yang mumpuni, distribusi hasil pertanian akan terhambat dan biaya logistik warga menjadi mahal,” ujar Utep di sela-sela pemantauan lokasi.
Dampak Multi-Sektor
Secara jangka panjang, betonisasi ini diharapkan mampu memberikan efek domino:
Sektor Pendidikan dan Kesehatan: Mempercepat waktu tempuh siswa menuju sekolah dan akses darurat ambulans/warga ke pusat kesehatan.
Sektor Pertanian: Mempermudah pengangkutan komoditas pertanian sehingga harga di tingkat petani tetap kompetitif.
Sektor Niaga: Mendukung operasional Koperasi Desa sebagai motor penggerak ekonomi mandiri.
Dengan rampungnya proyek ini nanti, wajah Desa Margaluyu, khususnya di wilayah RW 11, diharapkan bertransformasi menjadi kawasan yang lebih dinamis dan produktif.
Reporter: Dede Mardi
Redaktur: Ginanjar





