
SUKABUMI, sukabumizone.com || Duka mendalam yang menyelimuti warga Kampung Selaawi, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, perlahan mulai terobati.
Pasca-musibah kebakaran hebat yang menghanguskan permukiman beberapa waktu lalu, Pemerintah Desa (Pemdes) Warnasari bergerak taktis memastikan para korban tidak kehilangan hak administratifnya sebagai warga negara.
Kamis (2/4/2026), menjadi momen krusial bagi 18 jiwa dari 8 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Bertempat di lokasi sisa reruntuhan, Pemdes Warnasari bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi menyerahkan langsung dokumen kependudukan baru yang sempat ludes dilalap api.
Amanat Administrasi di Tengah Puing-Puing
Bagi para korban, kehilangan rumah adalah pukulan berat, namun kehilangan dokumen negara seperti Kartu Keluarga (KK), KTP-el, hingga Akta Kelahiran bisa menjadi beban ganda di kemudian hari. Tanpa dokumen tersebut, akses bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga urusan sekolah anak-anak bisa terhambat.
Kepala Desa Warnasari, Umar Yusman, yang di wakili sekretaris desa Lukman, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan prioritas utama dalam fase pemulihan pasca-bencana.
“Kami memahami betul kegelisahan warga. Saat kebakaran terjadi, harta benda mungkin sulit diselamatkan, termasuk surat-surat berharga. Oleh karena itu, Pemdes segera berkoordinasi dan mengajukan permohonan percepatan kepada Disdukcapil agar dokumen warga kami segera diterbitkan kembali,” ujar Lukman, kepada sukabumizone.com, Kamis (2/4).
Layanan Jemput Bola
Kerja sama antara Pemdes dan Disdukcapil ini patut diacungi jempol. Alih-alih warga yang harus mengantre di kantor dinas dalam kondisi berduka, pemerintah menerapkan sistem “jemput bola”.
Total Korban: 18 Jiwa (8 KK).
Kerusakan: 4 Rumah hangus total, 1 rumah terdampak.
Dokumen yang Diserahkan: KTP-el, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran.
“Alhamdulillah, hari ini semua dokumen sudah selesai dicetak dan kami serahkan langsung kepada para korban. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan warga,” tambah Lukman dengan nada optimis.
Harapan Baru Bagi Warga Selaawi
Penyerahan dokumen ini disambut haru oleh warga RT 017/004. Dengan kembalinya identitas resmi mereka, warga kini bisa lebih fokus pada proses rehabilitasi tempat tinggal mereka.
Musibah yang menghanguskan empat rumah tersebut memang meninggalkan luka fisik yang nyata, namun dengan respons cepat dari Pemdes Warnasari dan Disdukcapil, setidaknya satu beban besar mengenai legalitas kependudukan telah terangkat dari pundak para korban.
Reporter: Dede Mardi
Redaktur: Ginanjar





