
SUKABUMI, sukabumizone.com ll Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) PASIM Sukabumi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) penyusunan proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kampus STIE PASIM Sukabumi ini diikuti oleh dosen dari Program Studi Sarjana Manajemen dan Program Studi Sarjana Akuntansi.
BIMTEK tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif untuk memperoleh pendanaan, baik dari lembaga nasional maupun internasional.
Wakil Ketua I Bidang Akademik, Endang Naryono, menjelaskan bahwa penyusunan proposal hibah penelitian yang berkualitas menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan pendanaan riset.
“Proposal yang baik tidak hanya memenuhi aspek administrasi, tetapi juga harus mampu menunjukkan urgensi, kebaruan, serta dampak dari penelitian yang diusulkan,” ujarnya kepada sukabumizone.com Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dosen dan peneliti dalam menyusun proposal yang terstruktur, argumentatif, serta sesuai dengan fokus pendanaan yang tersedia, termasuk hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dalam pelaksanaannya, BIMTEK memfokuskan pada penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.
Penekanan khusus diberikan pada pengembangan ekonomi mikro, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Melalui kegiatan ini, diharapkan perguruan tinggi dapat berkontribusi nyata dalam membangun dan mengembangkan masyarakat melalui penelitian dan pengabdian yang berkelanjutan,” tambahnya.
Materi yang disampaikan dalam BIMTEK meliputi pemetaan sumber hibah nasional dan internasional, teknik penulisan proposal yang efektif, penyusunan rencana kerja dan anggaran, strategi kolaborasi riset lintas institusi, hingga tips menghadapi proses evaluasi dan seleksi proposal.
Endang menegaskan, peningkatan kemampuan dalam penyusunan proposal riset akan berdampak pada meningkatnya produktivitas penelitian, terbukanya peluang kolaborasi internasional, serta semakin luasnya kontribusi akademik dalam pembangunan nasional maupun global.
“Melalui BIMTEK ini, kami berharap para dosen mampu menyusun proposal riset yang sistematis, kompetitif, dan sesuai dengan skema hibah, sekaligus mendorong kolaborasi lintas disiplin dan institusi,” pungkasnya.
Reporter : Restu Virmansyah
Redaktur : Ginda Ginanajar





