SUKABUMI KAB, sukabumizone.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Lailatul Ijtima di Pendopo, Kamis (30 April 2026). Tradisi berkumpul di malam hari ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara ulama dan umaro dalam suasana penuh kekhidmatan.
Berdasarkan pantauan, kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah, TNI, Polri, ulama, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran lintas elemen ini mempertegas kuatnya sinergi dalam membangun daerah.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar tradisi, tetapi juga forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara ulama dan pemerintah. Menurutnya, peran keduanya sangat penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan nilai religius, akhlak mulia, serta semangat gotong royong sebagai landasan utama pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pemerintah.
“Mari kita perkuat nilai religius hingga gotong royong untuk menyukseskan program pembangunan Pemda, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun keagamaan,” ucapnya.
Tak hanya itu, Bupati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan agenda keagamaan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang akan digelar pada 4–7 Mei 2026 di Pondok Pesantren Yaspida, Kecamatan Kadudampit.
“Mari kita sukseskan, semoga kegiatannya berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ajaknya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah bertukar pikiran antara pemerintah dan para ulama, khususnya dalam merumuskan pembangunan yang berlandaskan nilai keagamaan dan kearifan lokal.
“Ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kearifan lokal menuju Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” ungkapnya.
Kegiatan Lailatul Ijtima diisi dengan berbagai rangkaian ibadah dan aktivitas keagamaan, seperti salat berjamaah, pengajian, hingga tausyiah yang menambah kekhidmatan suasana.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya.
Redaktur: Ginda Ginanjar





