
CIKEMBAR, sukabumizone.com |l Pelaksanaan kegiatan pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, disambut antusias oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut mulai berlangsung sejak Jumat (16/1/2026) dan menjadi awal dari sejumlah program pembangunan fisik yang akan dilaksanakan.
Terlihat puluhan warga bersama prajurit TNI bahu-membahu bergotong royong mengangkut material serta melakukan pengerukan dan penggalian sebagai tahap awal pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan peningkatan jalan desa di Kedusunan Cijolang.
Babinsa Desa Parakanlima, Serda Eko Wahyudi, anggota Koramil 0607-08/Cikembar, mengatakan bahwa sejak dimulainya pra TMMD, semangat masyarakat sangat luar biasa. Hal tersebut tampak dari tingginya partisipasi warga yang secara sukarela terlibat langsung dalam setiap kegiatan fisik di lapangan.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Sejak pra TMMD dimulai, warga aktif membantu mulai dari pengerukan hingga penggalian untuk pembangunan TPT dan jalan desa di Kedusunan Cijolang,” ujar Babinsa kepada sukabumizone.com Jum’at (16/1/2026).
Ia menjelaskan, program TMMD tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur jalan. Namun, juga mencakup pengadaan sarana air bersih (SAB) di lima titik, pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta kegiatan penghijauan yang mendukung ketahanan pangan.
“Untuk Rutilahu, saat ini akan direalisasikan dua unit rumah baru dari total tujuh titik pengajuan. Selain itu, terdapat lima titik pengadaan sarana air bersih,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Cijolang, Dahro bin Sahwan, menyampaikan bahwa keberadaan program TMMD sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pertanian dan aktivitas anak-anak sekolah.
“Program TMMD ini memang sangat dibutuhkan. Akses jalan sangat penting untuk pertanian dan juga untuk anak-anak sekolah,” ungkap Dahro.
Ia menambahkan, keterlibatan warga dilakukan secara bergiliran dari tiga kedusunan agar pekerjaan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.
Sistem kerja bakti juga akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, mengingat pekerjaan pra TMMD membutuhkan waktu hingga sore hari.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk tetap berpartisipasi dari awal sampai akhir kegiatan TMMD. Program ini berbasis gotong royong bersama TNI, jadi peran masyarakat sangat dibutuhkan,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian program TMMD di Desa Parakanlima dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Reporter : Restu Virmansyah
Redaktur : Ginda Ginanjar




