
SUKARAJA, sukabumizone.com || Momentum bersejarah bagi penguatan ekonomi kerakyatan tercipta di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Pada Sabtu (17/01/2026), Aula Desa Cisarua menjadi saksi digelarnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) Perdana sekaligus Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk Tahun Buku 2025.
Bukan sekadar pertemuan rutin, rapat perdana ini membawa misi besar: menyuntikkan semangat baru bagi masyarakat untuk berdaulat secara ekonomi melalui wadah koperasi yang sehat dan transparan.
Sinergi Lintas Sektor
Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap eksistensi KDMP. Berdasarkan pantauan, acara ini dihadiri oleh jajaran RT, RW, Kader Posyandu, penggerak PKK, pengurus Bumdes, tokoh masyarakat, hingga anggota BPD. Sinergi ini dianggap krusial karena koperasi desa hanya akan kuat jika didorong oleh partisipasi aktif seluruh lapisan warga.
Kepala Desa Cisarua, Ari Yanuwar Ismunadi, menegaskan bahwa KDMP bukan hanya lembaga keuangan, melainkan jantung baru bagi perputaran ekonomi di desa.
“Rapat perdana ini adalah awal dari semangat baru. Kita ingin KDMP Cisarua menjadi wadah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota. Kehadiran seluruh unsur masyarakat hari ini membuktikan bahwa kita memiliki visi yang sama untuk mandiri,” ujar Ari Yanuwar.
Fokus Tahun Buku 2025: Transparansi dan Partisipasi
Dalam sosialisasi tersebut, ditekankan pentingnya pelaporan yang akuntabel. Sebagai tahun buku pertama (2025), KDMP fokus pada:
Edukasi Anggota: Memberikan pemahaman mendalam mengenai hak dan kewajiban anggota koperasi.
Penguatan Modal Sosial: Mengajak warga beralih dari pola ekonomi individual ke pola gotong royong melalui koperasi.
Integrasi dengan Bumdes: Menyelaraskan program koperasi dengan unit usaha desa lainnya agar tidak terjadi tumpang tindih fungsi.
Menatap Masa Depan
Melalui RAT perdana ini, diharapkan KDMP Cisarua tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi mampu menjadi solusi bagi kebutuhan permodalan usaha kecil di desa dan menekan ketergantungan warga pada praktik pinjaman yang merugikan.
Dengan semangat “Merah Putih”, Desa Cisarua optimis bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun ekspansi bagi koperasi, di mana manfaat ekonomi mulai mengalir ke dapur-dapur warga melalui sisa hasil usaha (SHU) dan kemudahan layanan lainnya.
Reporter: Dede Mardi
Redaktur: Ginanjar




