
CIKEMBAR, sukabumizone.com ll Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan para pemuda Kampung Cijolang, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dalam menyambut pelaksanaan program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Meski baru berjalan enam hari, antusiasme warga sudah terlihat nyata di lapangan.
Puluhan pemuda bersama prajurit TNI dari Koramil 0607-08 Cikembar tampak bahu-membahu mengerjakan pembangunan jalan desa lintas Cijolang–Parakanlima–Pangantolan. Jalan tersebut merupakan akses vital yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas serta perekonomian masyarakat setempat.
Tak hanya warga, keterlibatan pemuda menjadi sorotan utama. Mereka hadir sebagai garda terdepan, dipimpin langsung oleh ketua pemuda serta unsur RT dan RW di Kedusunan Cijolang, Desa Parakanlima.
Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara masyarakat dan TNI dalam mendukung pembangunan desa.
Ketua RW 05 Cijolang, Saftudin, mengungkapkan bahwa kehadiran pemuda dalam kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kepedulian terhadap kemajuan desa.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun sejak awal Pra TMMD menjadi modal penting bagi suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
“Pemuda Cijolang sangat antusias. Mereka siap menjadi garda terdepan membantu pembangunan desa, apalagi ini demi kepentingan bersama,” ujar Saftudin.
Sementara itu, Ketua Forum Pemuda PPC 56, Depi Setiawan yang akrab disapa Gaok, melalui Riki Mulyana atau Jujun, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut sudah menjadi agenda rutin organisasi kepemudaan. Ia menyebut, momentum Pra TMMD semakin memperkuat komitmen pemuda untuk terus hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Gotong royong ini sudah menjadi agenda tetap kami. Dengan adanya Pra TMMD, semangat pemuda semakin terpacu untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan desa,” katanya.
Diharapkan, kolaborasi antara TNI, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur desa serta memperkokoh nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Reporter : Restu Viramnsyah
Redaktur : Ginda Ginanjar





