
SUKABUMI–Menteri Sosial Republik Indonesia (MENSOS) Agus Gumiwang Kartasasmita, di dampingi Wakil Bupati Sukabumi H.Adjo Sardjono mendatangi lokasi Bencana alam tanah longsor di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi baru-baru ini.
Setibanya di lokasi bencana, mensos sangat Prihatin melihat kondisi kejadian bencana itu. Selain itu Mensos pun akan memberikan bantuan secara maksimal kepada para korban.
“Kejadian dimanapun itu, hari pertama adalah hari tersulit dalam penanganan, belum lagi mobilisasi peralatan untuk Evakuasi yang sulit di jangkau dan Berapapun jumlah korban yang terkena longsoran, akan kami berikan bantuan melalui ahli waris” ungkapnya.
Mensos mengapresiasi kinerja para relawan yang dari berbagai unsur ikut serta dalam membantu proses evakuasi korban. “Saya melihat, banyak Organisasi non pemerintah, LSM, Relawan, Tagana, yg berupaya memberikan bantuan yg menjadi kebutuhan bagi korban bencana” jelasnya
Di tempat yang sama Wakil Bupati Sukabumi H.Adjo Sardjono menyampaikan bahwa saat ini proses evakuasi korban sudah mulai kondusif.
“Ini hari ke tiga, lokasi terlihat lebih tertib untuk penangan karena tidak terlalu banyak orang seperti di hari selasa yang lalu, mudah-mudahan upaya kita untuk mencari korban yang tinggal 20 orang lagi berhasil ditemukan, “ungkapnya.
Wabup pun menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada khususnya kepada masyarakat yang ada di daerah rawan bencana menghadapi cuaca sekarang yang bisa menimbulkan berbagai bencana.
“Harus waspada karena kadang bencana seperti yang tidak diduga akan terkena longsoran, semuanya harus waspada karna umumnya kita di kabupaten sukabumi, khususnya cisolok ini berbukit-bukit sehingga banyak rumah yang di atas dan dibawah tebing pada musim penghujan, “pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut mensos menyerahkan bantuan kementrian sosial berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta per keluarga kepada ahli waris penerima bantuan, dengan Jumlah Korban Saat ini 13 Orang. Total bantuan yang diberikan Rp 195 juta.
Diketahui berdasarkan sumber Indonesian Disaster Emergency Response Unite yang ada di lokasi bahwa update data korban sampai saat ini yaitu korban selamat 64 jiwa, korban luka berat 3 jiwa , meninggal dunia 13 jiwa, hilang (DP) 20 jiwa. (Sep).




