• Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
Sabtu, Januari 17, 2026
Sukabumizone
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
        • Profil Kecamatan
        • Profil Desa
        • Profil Polsek
        • Profil SMK/Sederajat
        • Profil Sekolah Dasar
        • PAUD
        • PGRI
        • PPNI
        • Profil Yayasan
        • Teras
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi
No Result
View All Result
Sukabumizone
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Pemkot Sukabumi Jadikan Lorong Bawah Tanah Peninggalan Belanda Menjadi Wisata

by
26 Agustus 2019
in Daerah, HEADLINE, Wisata
0

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi Jawa Barat, mulai serius mengembangkan potensi wisata heritage serta petualangan. Hal tersebut ditandai dengan upaya penelesuran lorong bawah tanah atau saluran air peninggalan zaman Belanda di sejumlah titik Kota Sukabumi.

”Kota Sukabumi mempunyai potensi wisata petualangan sekaligus heritage misalnya keberadaan goa buatan atau lorong saluran air peninggalan zaman Belanda,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Senin (26/8).

BacaJuga

PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, Perjelas Mekanisme Pemilihan Ketum dan Pembentukan Majelis Tinggi

PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, Perjelas Mekanisme Pemilihan Ketum dan Pembentukan Majelis Tinggi

17 Januari 2026
Lailatul Ijtima di Pendopo, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Pembangunan

Lailatul Ijtima di Pendopo, Bupati Sukabumi Ajak Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Pembangunan

16 Januari 2026
Hardesnas 2026 di Sukabumi, Desa Didorong Jadi Mesin Ekonomi Menuju Indonesia Emas

Hardesnas 2026 di Sukabumi, Desa Didorong Jadi Mesin Ekonomi Menuju Indonesia Emas

16 Januari 2026
21 Camat Rangkap PPATS, Pemkab Sukabumi Diminta Jaga Integritas Urusan Tanah

21 Camat Rangkap PPATS, Pemkab Sukabumi Diminta Jaga Integritas Urusan Tanah

16 Januari 2026

Lorong saluran air bawah tanah tersebut terbentang dari kawasan Brawijaya sampai Jalan Arif Rahman Hakim dengan panjang sekitar 200 meter. Saluran air yang dibangun pemerintahan Belanda mengikuti model yang dibangun di negara Eropa.

Ketinggian saluran air itu sekitar satu meter lebih. Sementara saluran air yang dibangun kini hanya sekitar 40 centimeter.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi berkesempatan menyusuri lorong saluran air peninggalan Belanda itu di titik akhir Jalan Arif Rahman Hakim pada akhir pekan lalu. Keberadaan lorong saluran air bawah tanah tesebut dapat menjadi wisata petualangan serta heritage seperti tubing dan susur gua buatan.

Syaratnya kata Fahmi, warga tidak lagi membuang limbah domestik ke saluran tersebut agar lorong steril. Sehingga lorong bawah tanah itu terjaga kebersihannya

Di sisi lain, berdasarkan data yang dihimpun tim Peneliti Spelca Sukabumi, lorong serupa hanya ada di lima kota di Indonesia seperti Kota Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, serta Kota Sukabumi. “Sehingga tidak semua kota di Indonesia mempunyai lorong seperti ini,” tuturnya.

Ketua Tim Peneliti Spelca Bumi Ferry mengatakan, Sukabumi salah satu kota yang mendapat referensi para arsitektur pada zaman kolonial Belanda, untuk dibuatkan lorong. “Diperkirakan terdapat 27 titik terdiri dari lorong dan bunker peninggalan Belanda di Wilayah Kota sukabumi. Karena itu diperlukan keseriusan, baik stakeholder maupun masyarakat untuk bisa menggali sejarah ini,” pungkasnya. (red)

 

Previous Post

Salurkan DD Tahap Dua 2019, Pemdes Cisitu Bangun Gedung Posyandu dan Paud

Next Post

Empat Kriteria Pembangunan Bidang Fisik Jadi Skala Prioritas Pemdes Bojongsari

Next Post
Empat Kriteria Pembangunan Bidang Fisik Jadi Skala Prioritas Pemdes Bojongsari

Empat Kriteria Pembangunan Bidang Fisik Jadi Skala Prioritas Pemdes Bojongsari

BERITA POPULER

  • Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    Tolak Kenaikan Upah 6,5 persen Tahun 2025, SP TSK SPSI Kecewa dengan Sikap Apindo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta Menarik Sejarah Berdirinya RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegas, DPD Golkar Sukabumi Hanya Ajukan Asjap dan Unang untuk Pilkada 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil dan Potensi Desa Nyalindung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROFIL DESA CARINGIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
https://sukabumizone.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Video-2025-07-05-at-14.07.01.mp4
Sukabumizone

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi

Redaksi

  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • NUANSA DESA
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • BERITA
    • PENDIDIKAN
    • INFO
      • Info Layanan
      • TV
      • Lalulintas
      • LBH Pers
      • PROFIL
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • PROMO
      • Kuliner
      • Promo-Sukabumi

© 2022 Sukabumizone - Portal Berita Sukabumi