
SUKABUMI — Polres Sukabumi mensinyalir dua jasad hangus dalam minibus Toyota Cayla nomor polisi B 2983 SZH yang terbakar di Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, akibat kasus pembunuhan.
“Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini, diduga dua jasad yang belum diketahui identitasnya ini adalah korban pembunuhan,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di Sukabumi, belum lama ini.
Menurut Nasriadi, dua jasad ini diduga sengaja dibakar pelaku untuk menghilangkan jejak serta barang bukti. Akan tetapi, ia belum bisa menyimpulkan secara detail kasus ini karena masih dalam penyelidikan Polres Sukabumi yang dibantu Unit Jatanras Polda Jabar.
Polisi sampai saat ini masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus yang sempat menggegerkan warga Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu itu. Selain itu, beberapa saksi telah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyelidikan.
Hingga kini Kasubdit I Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Dilki Mulyana, didampingi anggota Jatanras kemudian Kapolsek Cidahu AKP Afrizal bersama anggota polsek setempat memeriksa kondisi kendaraan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). “Beberapa barang bukti telah kami ambil untuk mengungkap kasus ini. Diharapkan dalam waktu dekat kasus dua jasad terbakar dalam minibus ini bisa terungkap,” ujarnya.
Nasriadi mengatakan, jasad telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati Jakarta untuk dilakukan otopsi sebab kondisinya sudah tidak bisa dikenali. Satu jasad hanya tinggal tulang belulang dan satunya hanya tersisa sedikit bagian tubuhnya.
Sebelumnya, warga Kampung Bondol dikejutkan dengan minibus yang terbakar dalam semak-semak. Bahkan, warga semakin geger setelah melihat dalam mobil tersebut terdapat dua jasad dalam kondisi mengenaskan dan terikat pada Minggu (25/8). (rol)




