
WARUNGKIARA — Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaharja, melaksanakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, atau dikenal dengan sebutan (PAMSIMAS) yang berlokasi di Kampung Lebaksari, Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan program pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat.
Kepala Desa Sukaharja Asep Dedi, S. mengatakan, perlu di ketahui bersama air merupakan kebutuhan yang paling utama bagi kehidupan manusia, baik untuk kebutuhan sehari-hari, pertanian, perternakan, dan juga perindrustrian. Sejalan dengan pertambahan penduduk dan perkembangan pembangunan, kebutuhan akan air juga semakin meningkat sedangkan ketersediaanya sangat terbatas.
” Alhamdulillah pada tahun ini Desa Sukaharja mendapatkan program PAMSIMAS, pengeboran itu berlokasi di Kampung Lebaksari Desa dengan target kedalaman kurang lebih 110 meter,” kata Asep.

Ia menjelaskan, sebelum melaksanakan pengeboran, ada penentuan kualitas air untuk berbagai keperluan, seperti air minum, industri, dan pertanian. Maka kualitas air tersebut harus diuji terlebih dahulu, pada umumnya pengujian kualitas air meliputi unsur kimia, fisika, biologi, dan radiology.
” Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan ketentuan atau standar yang berlaku sesuai dengan kebutuhan, karena ada kalanya air yang memenuhi syarat untuk air minum tidak sama dengan syarat untuk air tambak dan sebagainya,” jelasnya.
Asep Dedi, S juga menyampaikan harapannya dalam kelancaran program Pamsimas, dengan di bangunnya Sumurbor tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Sukaharja.
“ Mudah-mudan pekerjaan yang kita mulai dari pengeboran sumur, pembangunan bak tampung, dan pembangunan pipanisasi bisa berjalan dengan lancar, dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di Desa Sukaharja dan khususnya di Kampung Lebaksari,” pungkasnya.
Penulis : Juliansyah
Editor: Reiza




